SMA ISLAM SIDOARJO GELAR CITY TOUR BERTEMA HARMONISASI ANTAR UMAT BERAGAMA: IMPLEMENTASI NILAI TOLERANSI DALAM PRAKTIK
- By Admin - 20-02-2025
Sidoarjo, 19 Februari 2025 – SMA Islam Sidoarjo menggelar kegiatan City Tour yang unik dan inspiratif bagi siswa-siswi kelas 11 pada hari Rabu (19/2). Mengusung tema "Harmonisasi Antar Umat Beragama", kegiatan ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman dan menumbuhkan sikap toleransi antar siswa terhadap berbagai keyakinan yang ada di masyarakat.
Rangkaian city tour ini melibatkan kunjungan ke empat tempat ibadah yang berbeda dan memiliki nilai historis serta budaya yang signifikan di Sidoarjo. Dimulai dari Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW), siswa diajak untuk mengenal lebih dekat agama Kristen dan tradisi ibadahnya. Selanjutnya, rombongan bergerak menuju Pura Penataran Agung Margo Wening, tempat suci bagi umat Hindu untuk mempelajari filosofi dan ritual keagamaan mereka.
Kunjungan berikutnya adalah ke Klenteng Tjong Hok Kiong, tempat ibadah Tri Dharma yang memadukan unsur kepercayaan Buddha, Tao, dan Konghucu. Di sini, siswa dapat menyaksikan keberagaman budaya Tionghoa dan memahami bagaimana berbagai kepercayaan dapat hidup berdampingan. Destinasi terakhir adalah Masjid Agung Sidoarjo, sebagai representasi agama Islam yang merupakan agama mayoritas di Indonesia.
Alfun Salam selaku guru Sejarah SMA Islam Sidoarjo dan koordinator kegiatan, menekankan bahwa city tour ini bukan sekadar kunjungan wisata biasa. Lebih dari itu, kegiatan ini dirancang sebagai sarana edukasi praktis untuk mengimplementasikan nilai-nilai toleransi yang selama ini dipelajari di kelas.
"Kami ingin memberikan pengalaman langsung kepada siswa agar mereka tidak hanya memahami toleransi sebagai konsep teoritis, tetapi juga merasakannya dalam interaksi nyata dengan umat beragama lain," ujar Alfun Salam saat memberikan sambutan di GKJW. "Dengan melihat, mendengar, dan berinteraksi langsung, kami berharap siswa dapat lebih menghargai perbedaan dan membangun persahabatan yang tulus dengan siapa pun, tanpa memandang latar belakang agama."
Selama kunjungan di setiap tempat ibadah, siswa mendapatkan kesempatan untuk berdialog dengan tokoh agama setempat, mengajukan pertanyaan, dan mempelajari lebih dalam tentang sejarah, ajaran, serta praktik keagamaan masing-masing. Mereka juga diajak untuk mengamati secara langsung bagaimana umat beragama menjalankan ibadah dan merayakan hari-hari besar keagamaan.
Kegiatan city tour ini mendapatkan sambutan positif dari berbagai pihak, termasuk para tokoh agama dan perwakilan dari tempat-tempat ibadah yang dikunjungi. Mereka mengapresiasi inisiatif SMA Islam Sidoarjo dalam menanamkan nilai-nilai toleransi kepada generasi muda.
"Kami sangat senang menyambut kunjungan dari siswa-siswi SMA Islam Sidoarjo. Ini adalah langkah yang baik untuk membangun jembatan persahabatan dan saling pengertian antar umat beragama," kata Pendeta GKJW saat menerima rombongan siswa.
Kegiatan city tour ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain untuk mengadakan kegiatan serupa. Dengan memberikan pengalaman langsung dan membangun dialog yang konstruktif, generasi muda dapat menjadi agen perubahan yang membawa kedamaian dan harmoni di tengah masyarakat yang majemuk. SMA Islam Sidoarjo berkomitmen untuk terus mengembangkan program-program yang mendukung terwujudnya toleransi dan kerukunan antar umat beragama di Indonesia. (M.Zidan Hambali)