Mengenal Jejak sejarah dari paus Fransiskus. Paus Fransiskus, Sosok Pemimpin yang Rendah Hati dan Menginspirasi
- By Admin - 23-04-2025
Paus Fransiskus(17 Desember 1938-21 april 2025) adalah pemimpin spiritual yang dikenal karena kesederhanaannya, kedekatannya dengan umat, dan keberaniannya menyuarakan keadilan. Sebagai Paus pertama dari Amerika Latin dan ordo Yesuit, ia membawa wajah baru bagi Gereja Katolik lebih manusiawi, terbuka, dan peduli terhadap isu-isu sosial dan lingkungan.
SOSOK YANG SEDERHANA DARI BUENOS AIRES
Paus Fransiskus, atau yang lahir dengan nama Jorge Mario Bergoglio, di daerah Buenos Aires, Argentina. Ia lahir pada 17 Desember 1936 dari keluarga imigran Italia yang hidup sederhana. Sebelum jadi tokoh penting dunia, siapa sangka, beliau pernah berkerja sebagai petugas lab dan bahkan jadi penjaga klub malam. Masa mudanya sangat penuh warna,jauh dari gambaran suci yang sering kita bayangkan tentang seorang Paus.
Sejak muda, Jorge punya ketertarikan kuat pada iman dan pelayanan sosial. Ia masuke serikat Yesus (Yesuit) di usia 21 tahun dan ditahbiskan jadi imam pada 1969. Dari awal, dia sudah menunjukkan sikap rendah hati dan dekat sama orang-orang kecil sesuatu yang paling berrkesan menurut dirinya sampai sekarang.
TERPILIHNYA KEPAUSAN UMAT KATOLIK
Tahun 2013 jadi titik balik besar. Jorge Mario Bergoglio terpilih jadi Paus ke-266,menggantikan Paus Benediktus XVI yang secara mengejutkan mengundurkan diri. Saat naik menjadi Paus, dia langsung bikin sejarah. Kenapa?
Ia adalah Paus pertama dari Amerika Latin Paus pertama dari ordo Yesuit Dan Pause Pertama dalam lebih dari 1.200 tahun yang bukan orang Eropa lebih unik lagi, dia memilih nama Fransiskus, terinspirasi dari Santo Fransiskus dari Assisi tokoh yang hidup sederhana dan dekat dengan kaum miskin dan alam. Nama ini bukan sekadar simbol, tapi semacam “janji” tentang gaya kepemimpinan yang bakal dia bawa.
Gaya Kepemimpinan yang Dekat dan Membumi Sejak awal, Paus Fransiskus tampil beda. Ia menolak mobil mewah dan memilih mobil kecil.
Bukannya tinggal di istana Paus, dia malah memilih tinggal di wisma sederhana di Vatikan.
Buat dia, jadi pemimpin bukan soal kekuasaan atau kemewahan, tapi soal melayani denganh hati.
Ia juga sering banget turun langsung ke lapangan mengunjungi penjara, menyentuh tangan orang miskin, bahkan mencuci kaki para narapidana saat Kamis Putih. Gaya bicaranya juga gampang dicerna dan menyentuh. Orang merasa didengar, bukan
JEJAK PERUBAHAN YANG DITOREHKANNYA
Selama masa kepemimpinannya, banyak perubahan dan langkah berani yang beliau ambil.
di antaranya adalah:
1. Membenahi Vatikan dari Dalam
Ia mencoba merombak sistem birokrasi Vatikan yang kaku dan tertutup, dan mendorong transparansi terutama soal keuangan Gereja.
2. Lebih Terbuka Soal Isu Sosial
Paus Fransiskus nggak mengubah ajaran inti Gereja, tapi pendekatannya terhadap isu-isu seperti LGBT, perceraian, dan keluarga jauh lebih manusiawi dan penuh kasih. Ia pernah
bilang, “Siapa aku sampai menghakimi?”
3. Suara untuk Bumi Lewat Laudato Si’ Ia menulis dokumen penting bernama Laudato Si’, yang isinya mengajak seluruh dunia menjaga lingkungan dan menyadari bahwa krisis iklim juga soal moral.
4. Dekat dengan Umat, Bukan di Menara GadingBeliau tidak hanya sekedar bicara dari balik mimbar, tapi benar-benar hadir di tengah penderitaan. Dia sering datang ke pengungsian, daerah konflik, dan tempat-tempat yang jarang dikunjungi pemimpin dunia.
5. Bangun Dialog Antaragama
Salah satu momen bersejarah adalah saat beliau bertemu Grand Imam al-Azhar di UEA langkah besar dalam dialog antaragama dan perdamaian dunia.
SOSOK YANG MENGUBAH WAJAH KEPAUSAN
Paus Fransiskus bukan hanya membawa perubahan di dalam tubuh Gereja Katolik, tapi juga menginspirasi dunia luas. Ia mengingatkan kita bahwa menjadi pemimpin itu soal rendah hati, dekat dengan penderitaan orang lain, dan siap berdiri untuk keadilan. Jejaknya akan dikenang bukan karena gelarnya, tapi karena kehangatan dan keberaniannya untuk jadi berbeda
(M.Zidan Hambali XI-1)